Cerber malam jum'at
"Jiwa yang terpenjara" (3)
Malam jum'at ketiga,seperti biasa surti tidur di samping suaminya Imam. Ada rasa takut dan was-was di datangi makhluk itu lagi,tapi dia teringat pada ucapan suaminya, "Tenanglah, bahwa Allah sebaik-baiklah pelindung", Surti melirik suaminya, Imam yang sudah tertidur pulas,diapun mulai memejamkan matanya dan perlahan diapun mulai terlelap tidur.
Surti merasa di sebuah rumah yang besar dan megah dia terduduk di kasurnya perutnya seakan membesar,"Acrrg...kenapa ini perutku besar seperti hamil 8 bulan", Dalam hati dia berbisik, "Aku hamil", Surti merasa kebingungan, kebahagiaan yang dia idam-idamkan selama ini,sudah hampir 3 tahun dia menikah dengan imam tapi tanda-tanda tersebut belum juga datang. Sekelebat dia melihat makhluk besar hitam di atas kepalanya surti merasa ketakutan,sekuat tenaga dia ingin bangun dari tidurnya,Kemudian dia melihat Imam di sampingnya, Perasaan Surti mengangkat tubuh imam dan kemudian melepaskannya, hingga membuat imam terbangun kaget,"Ada apa Neng?, Neng kenapa?", Tanya Imam setengah sadar dari tidurnya. "Itu Aa..ada yang datang lagi ",jawab surti terbangun dari tidurnya keringat dingin mengucur tanggannya menggenggam tangan suaminya ketakutan."Udah tidur lagi,gak apa-apa sudah langsung pergi lagi makhluknya".jawab imam menenangkan istrinya ,mereka kemudian tertidur kembali dengan lelap.
Esok pagi setelah shalat subuh Imam penasaran bertanya pada istrinya tentang kejadian semalam."Neng..malem neng kenapa?",terus Aa merasa jatuh dari atas,kok bisa ya", Imam kebingungan tentang kejadian semalam."Itu Aa,surti merasa ngangkat tubuh Aa maksudnya supaya Aa bangun,karna makhluk itu ada di atas kepala surti Aa,"jawab surti."Emang kamu kuat ngangkat tubuh Aa,mana lagi tidur gitu",Imam makin penasaran,"Ngak tahu Aa,neng juga bingung bisa ngangkat badan Aa sambil tidur, tapi makhluk itu langsung pergi ketika Aa bangun"."Oh iya..Alhamdulillah kalau begitu".jawab Imam,kemudian dia menyeruput kopinya.#kangennulis#
Komentar
Posting Komentar